Basajan secara arti kata adalah sederhana dan tidak
berlebihan. Disamping itu basajan juga sering kali menjadi pandangan hidup dan
pepatah orang tua kepada anak-anaknya.
Balad Sahabat Rumah Belajar Nepungan.
Balad = Teman
Sahabat Rumah Belajar
Nepungan = Menemui, bertemu
inilah Para Coaching yang kami banggakan 😊😊😊😊
dan Keluarga Besar Sahabat Rumah Belajar Provinsi
Jawa Barat Tahun 2020
dan saya bangga menjadi bagian dari keluarga ini.
Yukkk tunggu apalagi... Akses Portal Rumah Belajar sekarang
juga di https://belajar.kemdikbud.go.id/,
untuk melihat TV Edukasi bisa mengakses di
https://tve.kemdikbud.go.id/, dan untuk mendengarkan
podcatst yang memiliki nilai pendidikan terdapat di Suara Edukasi dengan mengakses di http://suaraedukasi.kemdikbud.go.id/
"Belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja,
merdeka belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia!!
Pertanyaan itu muncul dari salah satu siswa saya di beranda Facebook...
dan banyak juga guru bertanya di sekolah apa sih pelatihan membatik itu??
PembaTIK itu kepanjangan dari Pembelajaran berbasis TIK, merupakan program Peningkatan Kompetensi TIK guru yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK Guru UNESCO. Standar kompetensi TIK ini terdiri dari 4 level, yaitu level literasi, implementasi, kreasi, dan berbagi (4i leveling).
Awal mula saya mengikuti pembatik level 1 itu karena teman-teman saya di Banten heboh sekali untuk mengikuti pelatihan membatik ini karena memang diwajibkan oleh dinas pendidikan provinsi Banten. Hingga akhirnya sayapun mencoba untuk mengikuti pelatihan ini.. dan saya pun ikut membantu beberapa teman saya yang di Banten untuk mendaftarkan dirinya dalam pelatihan pembatik ini.
Di situasi pandemik seperti ini kami guru-guru yang melakukan work from home banyak memiliki waktu luang untuk tetap bisa melakukan pelatihan dari rumah, dan saya mau ikuti pelatihan level 1 gelombang 14 yang dilaksanakan dari 9 Mei sampai 18 Mei 2020. Alhamdulillah dengan waktu luang yang banyak saya bisa mengikuti latihan ini dengan baik.
Alhamdulillah setelah pengumuman kelulusan PembaTIK level 1 keluar. saya langsung mengikuti pembatik level 2 di gelombang 11 Dan itu dilaksanakan pada tanggal 24 Mei sampai 7 Juni 2020. Salah satu tugasnya adalah membuat video pembelajaran yang menarik dan atraktif. Di sinilah pertama kali saya mulai berkenalan dengan kinemaster.. mulai belajar tutorial Bagaimana membuat sebuah video pembelajaran, berselancar Di telegram sampai akhirnya mendapatkan aplikasi kinemaster yang pro dan menurut saya itu sesuatu banget sih seperti mendapatkan sebuah harta karun. Hehehehe. Dan Alhamdulillah saya bisa lulus di level 2🤗🤗😉😊
Dan inilah tugas video pembelajaran di level 2
Setelah itu saya mengikuti level 3 gelombang 3.. di sini tantangan semakin berat karena tugasnya juga semakin banyak dan saya harus membuat 1 video pembelajaran tentang materi yang saya ampu. Waw.. saat itu saya sedang pulang ke rumah orang tua saya di Rangkasbitung Banten.. mereka sampai aneh karena saya syuting menggunakan layer ijo di ruang tamu dan yang menjadi tantangan adalah setiap kali rekaman itu selalu terdengar suara motor dan mobil lewat depan rumah. Sehingga harus melakukan take berulang-ulang dan memakan waktu hampir 3 jam.😂😂😂😂
Tapi semua perjuangan di di pembatik level 3 akhirnya terbayar dan akhirnya pengumuman kelulusan pun keluar.
Dan sore itu... 12 September 2020 saat itu saya dalam perjalanan pulang mengantarkan anak saya dari pesantren.. saya mendapatkan pemberitahuan dari Pak Ariefin bahwa saya termasuk kedalam 30 peserta yang lolos masuk di level 4. Seketika saya panik... ðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤
Apa saya bisa untuk melewati serangkaian tugas yang ada di level 4 ini.. tapi anak saya yang pertama mengatakan "kalau mamah tidak mencoba, Mamah kan nggak tahu bisa melakukannya atau enggak?".
dan suami saya pun menyemangati untuk terus mengikuti level 4 ini.
Terima kasih saya ucapkan sebesar-besarnya.. kepada suami dan anak-anak yang telah mendukung sepenuhnya saat saya mengikuti pelatihan ini dari awal sampai sekarang.. terima kasih juga untuk kedua orang tua saya yang selalu mendoakan kebaikan dan kesehatan untuk saya..
Mengikuti pembatik di setiap levelnya ini sebenarnya sebuah tantangan besar untuk saya.. setiap hari saya belajar hal baru..
Saya tidak berambisi untuk menjadi DRB.. terus terang untuk bisa mencapai level 4 di tingkat provinsi pun sudah merupakan pencapaian terbesar untuk saya.
😊😊😊
Memiliki banyak teman baru, para Duta Rumah Belajar yang siap sedia memberikan bantuan dan berbagi ilmu.. itu menurut saya sudah merupakan anugerah luar biasa untuk saya..
Ah... Jadi teringat salah satu kata mutiara yang saya pelajari saat sekolah..
Al-ilmu bilaaa amalin.. kassyajari bila tsamarinn..
Saatnya berbagi yukk...
Saya akan belajar lebih bermanfaat lagi untuk orang banyak
Yukkk tunggu apalagi... Akses Portal Rumah Belajar sekarang
juga di https://belajar.kemdikbud.go.id/,
untuk melihat TV Edukasi bisa mengakses di
https://tve.kemdikbud.go.id/, dan untuk mendengarkan
podcatst yang memiliki nilai pendidikan terdapat di Suara Edukasi dengan mengakses di http://suaraedukasi.kemdikbud.go.id/
"Belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja,
merdeka belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia!!
Kata “Menulis” sering
kali menjadi sesuatu yang menyulitkan bagi banyak orang. Bahkan bagi mereka yang sudah
mengenyam bangku sekolah sampai tingkat tertinggi, rasanya. Hal itu terjadi,
karena rata rata kita terlanjur berfikir
bahwa kata “Menulis” tersebut yang
sebenarnya merujuk pada bakat dan bukan keterampilan.
Sejatinya menulis adalah suatu keterampilan..
dan yang harus kita ingat bahwa keterampilan itu bisa dipelajari.. sehingga
seringkali orang terjebak dalam ketidakmampuannya dan tidak berani untuk
menuliskan pengalaman, pengetahuan, pendapatnya bahkan cita citanya.
Dulu saya berfikir
bahwa mengendarai Mobil (Menyetir) adalah sebuah bakat dantidak bisa semua orang bisa melakukannya. Padahal
itu adalah sebuah keterampilan.
Persoalannya hanya
terletak apakah kita mau belajar untuk mencoba menyetir entah itu belajar
kepada orang tua, atau pasangan atau malah mengikuti Les. Dan setelah kita
belajar.. diperlukan keberanian untuk mau membawanya sampai ke Jalan dan
menerima resiko yang terjadi selama perjalanan. Klo kita berani… insya Allah kita
bisa mulai mengemudi mobil.
Begitu juga dengan menulis.. kita
harus memiliki keberanian untuk MEMULAI.
Memulai sesuatu yang sepertinya tidak
mungkin.. seperti hari ini.. saya mulai menulis Blog.. yang saya pun pada
awalnya menyadari ketidakruntutan tulisan saya.. dan kebahasaan saya yang masih
janggal… tapi saya anggap semua ini proses,
Mbak Asma Nadia berkata.. mulailah menulis dari hal yang paling berkesan dalam hidupmu.. baik itu yang menyedihkan dan membahagiakan... dan menurut saya keterampilan motorik yang paling saya berkesan adalah belajar mengemudi mobil. heheheh
Banyak yang kita anggap tidak
berbakat ternyata bisa berproses, bisa belajar, hingga menjadi profesional. Jadi,
mulai sekarang tumbuhkanlah minat pada diri anda, tumbuhkan kemauan untuk
menulis, temukan motivasi-motivasi yang dapat menumbuhkan kompetensi dalam
menulis, sedikit demi sedikit, kata demi kata, hingga menjadi kalimat, menjadi
sebuah cerita yang dapat dinikmati pembaca…
Karena… semua hal yang besar selalu
dimulai dengan hal yang kecil…
dan berikut adalah Infografis yang saya buat mengenai Kuliah Umum Pembatik Bersama Mbak Asma Nadia.. bisa di cek di
ini adalah media pembelajaran pertama yang saya upload ke Youtube, dengan menggunakan media sederhana WPS di Handphone dan Az Screen recorder.. kita sudah bisa membuat satu media Pembelajaran. selamat menyaksikan
Kuliah Umum dengan
Tema “Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar”
Dilaksanakan untuk membekali guru-guru calon Duta Rumah Belajar dan masyarakat
secara luas terkait wawasan yang berkaitan dengan kemampuan mereka untuk
berbagi kemampuan yang mereka miliki melalui tulisan, video, sosial media,
video conference, serta membentuk guru-guru untuk memiliki kompetensi public
speaking.
Pembukaan:
1. Mendikbud, Nadiem Makarim, B.A, M.B.A
2. Sesjen Kemendikbud, Prof. Ainun Na’im, Ph.D.
3. Plt. Kapusdatin, Muhammad Hasan Chabibie, M.Si
Narasumber kebijakan:
1. Dirjen GTK, Dr. Iwan Syahril, Ph.D.
Narasumber pakar:
1. Materi Public Speaking: Charles Bonar Sirait, S.E., M.M.
2. Materi Penulisan: Asma
Nadia
3. Materi Sosial Media: Wicaksono (@ndorokakung)
4. Materi Video Conference: Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA.,
Mphil., MA
5. Materi Motivasi Guru: Butet Manurung
waw... materi yang sangat penting sekali untuk kami para Sahabat Rumah Belajar
untuk memperkaya wawasan kami untuk lebih profesional lagi dalam
membagikan semua ilmu pengetahuan kami dalam bentuk tulisan, video, sosial
media, video conference, serta membentuk guru-guru untuk memiliki kompetensi
public speaking.
Mari
Sukseskan PembaTIK Level 4!!! Mari Berbagi Ilmu yang telah didapat
-Berbagi Inovasi Pembelajaran
Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar-
"Merdeka Belajarnya, Rumah
Belajar Portalnya, Maju Indonesia"